Tenggarong Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara (Ka. Disdik Kukar) Wiyono sampaikan ucapan perpisahan terhadap seluruh tenaga pendidik dan jajarannya di lingkungaan Disdik Kukar.

Ucapan ini disampaikan melalui WhatsApp (WA) setelah Wiyono dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kukar oleh Bupati Kukar, Rita Widyasari pada Jum’at, (30/12/2016) pagi di Pendopo Bupati Kukar.

Dalam pesannya, Wiyono mengucapkan terimakasi kepada Sekretaris Disdik Kukar, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Bagian yang ada dilingkungan Disdik Kab Kukar. ”Kepada Kepala UPT, Ketua dan Anggota PGRI Kabupten, Ketua dan Anggota PGRI Kecamatan, Ketua dan Anggota IGI, Bpk/Ibu Korwas TK/SD, SMP, SMA, SMK, Ketua dan anggota K3S, Ketua dan anggota MKKS SMP, SMA, SMK, Bpk/Ibu Pengawas TK, SD, SMP, SMA, SMK, Bpk/Ibu Penilik, Bapak-bapak Kepala SKB Bpk/Ibu Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, Bpk/Ibu Guru, seluruh staf dan karyawan Disdik, para siswa siswi TK, SD, SMP, SMA, SMK, pendidikan non formal dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” ujarnya.

”Dalam kesempatan ini saya, mohon izin dan mohon pamit sekaligus juga mengucapkan terima kasih. Atas nama pribadi dan keluarga juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama saya bertugas di Disdik banyak hal-hal yang kurang berkenan kepada Bapak/Ibu sekalian dalam memberikan pelayanan,” tambah Wiyono.

Wiyono juga memohon doa untuk dapat melaksanakan tugas di tempat yang baru dan mendoakan seluruh jajarannya di Disdik Kukar untuk selalu sehat dan tetap bersemangat dalam meraih prestasi bagi Pendidikan di Kukar.

Dalam perjalanannya, Wiyono pertama kali dilantik menjadi kepala Disdik Kukar pada 27 November 2013 Sebagai enjabat (Pj) Kepala Dinas Pendidikan. Pada saat itu, Wiyono bukan hanya menandatangani pakta integritas namun membacakan dan menandatangani Pakta Kinerja selama menjabat sebagai Kepala Disdik Kukar.

Pakta kinerja merupakan janji Wiyono untuk mewujudkan 13 program kerja. Yaitu menyamakan persepsi seluruh komponen bidang pendidikan, kemudin penyerapan APBD, tindak lanjut temuan BPK, evaluasi capaian target RPJMD, SPM, dan Millennium Develpoment Goal’s (MDGs). Lalu penyelesaian aset tanah, menyelesaikan gedung sekolah yang belum tuntas, revitalisasi UPTD, evaluasi data pendidikan, pembinaan dan peningkatan SDM di SKPD, evaluasi penyerapan dana DAU/BOS. Selanjutnya tindak lanjut SMAN 3 unggulan, lanjutan pembangunan Universitas Kutai Kartanegara dan proses alih status menjadi Negeri, serta pembinaan sekolah swasta.

Penulis : Rolli Maulana

Komentar

Komentar