Tenggarong – Pemerintah serahkan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional 2016 kepada 489 sekolah diseluruh Indonesia, diantaranya 182 kepada Sekolah Dasar (SD), 182 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 98 serta 27 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Acara ini berlangsung Selasa, (13/12/2016) di Auditorium Manggala Wahana Bhakti Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) lalu.

SD Negeri 028 Tenggarong dan SMK Negeri 1 Tenggarong menjadi wakil kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama 27 sekolah lainnya yang ada di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berhak mendapatkan Adiwiyata tingkat Nasional 2016 tersebut.

Ditemui diruang kerjanya. Kamis, (15/12/2016), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar, Wiyono menyampaikan ucapan selamat kepada kepada Kepala Sekolah Negeri 028 Tenggarong dan SMK Negeri 1 Tenggarong serta seluruh stekholder yang terlibat dalam kesuksesan yang diraih.

”Kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah Negeri 028 Tenggarong dan SMK Negeri 1 Tenggarong serta seluruh stekholder yang terlibat dalam kesuksesan ini dan mudah-mudahan kedepan hal ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain karena baru tahun ini kita bisa tembus ke tingkat Nasional. Kemarin kita usulkan 4 sekolah, yang lolos 2, mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya lebih banyak lagi karena kita sudah mempersiapkan 40an sekolah yang akan diusulkan termasuk salahsatu SD yang ada dipulau kecil Tanjung Berukang di Kecamatan Anggana. Paling tidak dari 40an sekolah tersebut separuhlah yang bisa lolos di tingkat provinsi dan kami berharap separuh dari yang lolos ke tingkat Provinsi bisa tembus ke tingkat Nasional,” ucap Wiyono.

Adiwiyata ini adalah penghargaan tertinggi bagi sekolah-sekolah yang merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan pengelolaan sekolah yang berbasis lingkungan.

”Indikator Penilaian diantaranya kebijakan yang berbasis lingkungan, dari sisi kurikulum terkait dengan lingkungan dan yang ke tiga melibatkan seluruh stekholder yang membangun budaya bagaimana sekolah itu sehat dan bersih serta pemenfaatan sarana dan prasarana serta perlengkapan lainnya yang berbasis lingkungan,” tambah Kepala Disdik Kukar ini.

Ia juga berharap, mudah-mudahan semangat yang sudah dibangun ini bisa menghasilkan prestasi yang sama dengan sekolah sebelumnya dan bisa seperti Kota Balikpapan yang meraih Adiwiyata tingkat Nasional sebanyak 14 sekolah.

Sekedar diketahui, saat ini kita punya sekolah sehat yang satu-satunya mewakili provinsi Kalimantan Timur di tingkat Nasional yaitu SMA Negeri 1 Kota Bangun dan saat ini masuk program Adiwiyata, semoga SMA Negeri 1 Kota Bangun mendapatkan 2 gelar tersebut.

Penulis : Rolli Maulana

Komentar

Komentar