Ketua Dewan Pembina Cabang IGTKI-PGRI se Kukar, Maslianawati saat menyerahkan kenang-kenangan kepada pejabat lama

Tenggarong – Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pisah Sambut Kepala Dinas, Kepala Bidang, dan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kab. Kukar di Pendopo Wakil Bupati Kukar. Sabtu, (04/02/2017) pagi.

Puluhan guru Guru Taman Kanak-kanak yang tergabung dalam (IGTKI-PGRI) dari 17 Kecamatan hadir dalam acara tersebut kecuali kecamatan Tabang yang saat ini berhalangan hadir. Turut hadir dalam acara tersebut pejabat lama seperti Kepala Seksi PAUD Syaiful Anwar, dan Kepala Dinas Pendidikan yang lama Wiyono.

Selain itu, acara ini juga menghadirkan Ketua Dewan Pembina Cabang Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kukar sekaligus Koordinator Pengawas Sekolah Kab. Kukar, Nurul Huda serta Maslianawati selaku Ketua Dewan Pembina Cabang IGTKI-PGRI se Kukar serta sejumlah pejabat baru di lingkungan Dikbud Kab. Kukar seperti Kasi Kurikulum dan Pengembangan Mutu PAUD dan PNFI Muhammad Iswan, Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PAUD dan PNFI Ida Wahyu Sayekti serta Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan PNFI Maria Ester.

Dalam Sambutannya, Wiyono menyampaikan jika kehadiran anggota IGTKI-PGRI se Kukar ini memberikan motifasi tersendiri untuk kita semua, ”Suatu kehormatan bagi kami untuk bisa hadir disini, sungguh luar biasa bapak dan ibu dari seluruh kecamatan bisa hadir disini, semangat ini perlu terus kita pupuk dimasa-masa mendatang walaupun kondisi daerah kita sedang mengalami devisit anggaran. Kami mengucapkan terimasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan selama kami bekerja di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Wiyono juga meminta dukungan dan do’a seluruh anggota IGTKI-PGRI yang hadir dalam melaksanakan tugas baru yang mereka emban. ”kebetulan tugas baru kami yang kalah beratnya dengan Dinas Pendidikan,” tambah Wiyono.

Mewakili pejabat-pejabat baru dilingkung Dikbud Kab. Kukar. Kabid PAUD dan PNFI, Maria Ester mengungkapkan jika Pisah Sambut itu merupakan hal biasa, ”sedikit kami sampaikan bahwa Pisah Sambut itu bagi kami hal yang lumrah karena ini merupakan silaturahmi, mempererat hubungan antar manusia artinya akan ada saling maaf-memaafkan. Sebagai ASN kita harus siap dimanapun ditempatkan dan harus bisa menyesuaikan diri,” terangnya.

”Saat ini lembaga PAUD di Kab. Kukar ada 566 yang tersebar di 18 kecamatan dan ditangani oleh 5 seksi. Program PAUD tidak akan berhasil jika ditangani oleh 5 seksi ini saja akan tetapi akan berhasil apa bila 566 lembaga PAUD ini bergandeng tangan memajukan dan mendukung Program PAUD. Seperti kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini tidak ada dalam APBD namun hasil partisifasi seluruh lembaga PAUD se Kukar,” jelas Maria.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Cabang IGTKI-PGRI Kab. Kukar, Maslianawati dalam sambutannya membenarkan apa yang disampaikan oleh Kabid PAUD dan PNFI, Maria Ester. ”Devisit anggaran yang kita alami saat ini jangan dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan apa yang sudah kita rencanakan, sayang senang dan bangga berada ditengah-tengah bapak dan ibu sekalian. Semangat, gotongroyong dan silaturahminya cukup erat,” paparnya.

Ditambahkan Maslianawati, koordinasi PAUD diawali dari pusat hingga ke desa, program pusat adalah Satu Desa Satu PAUD. Dengan semangat, gotongroyong dan silaturahmi yang terjalin ini bisa mewujudkan hal tersebut di Kab. Kukar.

Penulis : Rolli Maulana

Komentar

Komentar